Selamat siang semua…

Kebetulan di saat ini saya menceritakan orang yang menjadi insipirasi saya di saat siang hari.

Orang  yang menjadi inspirasi saya adalah orang yang sangat dekat dengan saya. Dia yang merawatku dan membimbing aku semenjak kecil,ia menjagaku sepenuh hati. Saatku masih kanak-kanak  dialah yang memberi  tahuku mana yang baik dan yang tidak baik untuk kulakukan. Dia yang mengajarkan aku agar hidup menjadi terang dunia di dunia ini dan tidak menjadi serupa dengan dunia yang penuh dengan kemunafikan duniawi.

Dia sosok wanita yang mengagumkan,dia adalah sosok penyabar dan setia. Ramah dan santun. Saya sayang  pada dia. Dia adalah ibuku tercinta. Saya rasa penting untuk saya ceritakan bahwa ibu saya adalah orang yang tidak sempat mengecap pendidikan seperti yang ku rasakan saat ini. Aku bersyukur sampai saat ini aku masih bisa mengecap pendidikan yang tak semua orang bisa menikmatinya.

Terimakasih Tuhan buat anugerah-Mu buatku dan keluargaku. Yang menginspirasi dari ibuku adalah dia pantas untuk menjadi idola. Dia sabar terhadap anaknya dan sabar terhadap emosi bapak yang kadang tidak menentu. Aku ingin menjadi sosok ibuku kelak didalam rumah tangga dan sosok penyabar didalam pergaulanku saat ini. Dan hal yang juga menjadi inspirasi bagiku dari ibuku adalah dia bergaul terhadap semuia orang,tidak membeda-bedakan persahabatan. Ya,tu men jadi kebanggaan tersendiri bagiku menjadi seorang anak dari ibuku. Hal tersebut juga menjadi sorotan teman-temanku,karena sikap ramah ibu pada semua orang membuat temanku senang berkunjung ke rumahku.

Ibuku bukan sekedar ibu bagiku,namun juga sahabat ku,tempat ku bercerita,tempat ku curhat.

Hal yang sangat membanggakanku dia mau menyekolahkan aku sejauh ini meskipun ia merasa sepi juga di rumah,karena hanya aku anaknya yang perempuan di rumah. Jadi teman-teman orangtua janganlah kau anggap hanya sebagai orang yang hanya untuk di segani dan terus di segani sehingga kadang takut tuk bercerita kepadanya.

Jadikan orangtuamu sebagai sahabatmu juga yang bisa kau jadikan tempat untuk bercerita. Orangtua mu harus kau banggakan, jadikan orangtuamu tersenyum bahagia akan apa yang  telah kau prestasikan. Karena itu bisa menambah usia orangtuamu. Yakinlah…..

Do the best always …

We can do it.

Ora et labora..

^_^

Hari ini aku memijakkan kakiku di sebuah universitas yg sebelumnya tak pernah terpikir olehku aku akan melanjutkan penddikan di kota Bogor ini.Karena,sebelumnya aku berpikir tidak ada kesempatan bagiku untuk bersekolah di salah satu tempat terbaik di Indonesia.

Sebelum panjang bercerita,ada baiknya aku saya perkenalkan terlebih dahulu nama saya. Nama saya,Sonirita Purba. Saya di terima di departemen statistika,FMIPA IPB. Aku adalah anak pertama dari dua bersaudara. Keluargaku bukanlah berasal dari ekonomi yg tinggi. Meski hanya dua bersaudara,biaya pengeluaran keluarga,lumayan banyak.

Untukku yg sedang mengecap pendidikan di pulau Jawa ini,orang tuaku mengirim biaya perbulanan utk biaya hidup. Dan,untuk adikku yg juga sedang mengecap pendidikan di salah satu sekolah kejuruan di daerah asalku di kota Berastagi,kota kecil nan indah.

Kata orang,biaya hidup di Bogor itu murah. Tapi,menurut saya biaya itu akan terasa sedikit jika kita mempunyai simpanan yg lebih.

Dulu,ketika kita masih kecil kita jarang diantara kita untuk  berpikir lebih dalam tujuan hidup kita. Namun,seiring berjalannnya waktu dan berkembangnya pola pikir serta tuntutan untuk aktif di kehidupan ini,mau tak mau. Rancangan hidup harus kita miliki. Lepas dari itu semua kita juga harus tetap berjalan sesuai kehendak-Nya. Tanpa kita meminta pertolongan Dia,hidup ini akan terasa berat .

Saat ini usiaku kalau kata orang sih,udah menuju semakin dewasa. Banyak nasihat yang kudengar dari orangtua-orangtua agar menghormati orangtua,kelak kalau sudah sukses jangan pernah kau tidak mengakui siapa orangtuamu.

Ya..,sebelum perjalan ku ke kota Bogor ini,aku sempat mendapat pesan untuk tetap tahu diri dalam segala aktivitas ku.

Kalau di renung-renungkan,aku bukanlah sosok yg bias tampil di semua keadaan,aku mempunyai percaya diri yang kurang. Setiap ada kesempatan yg dimana aku di tuntut untuk tampil,aku sering menghindar. Tapi,jika itu memang sudah menjadi tanggung jawabku,mau tidak mau rasa percaya diri harus di tingkatkan. Kuncinya,aku harus berpikir positif tentang apapun yang terjadi,lalu kukerjakan pekerjaan itu tanpa ada beban didalam hati.

Aku tidak tahu apa yang ada dari diriku yang dapat mengispirasi pembaca.Namun,saya mencoba menceritakan tentang diri saya,semoga pembaca dapat mengambil inspirasinya.

Saya datang ke tempat dengan tujuan mencari ilmu dan membahagiakan orangtuaku. Keinginanan di hati saya adalah membawa orangtua saya melihat ataupun menyaksikan kesuksesan saya nantiya. Tiada hal yg lebih indah selain membuat orang tua saya tersenyum.

Teman-teman,banggakan lah orangtuamu bagaimana pun keadaannya. Karena jika kamu sukses pun nantinya,itu juga wujud sukses orangtuamu yang berhasil menyekolahkanmu tanpa lelah.

Aku tidak malu untuk mengatakan bahwa orangtua saya bukan orang yang berpendidikan secara akademis,tapi orangtua terpendidik secara agamis. Mengapa saya berkata demikian. Karena kalau dia tidak terpendidik secara agamis,mungkin saya tidak bias melanjut ke perguruan tinggi ini. Mungkin saya hanya disuruh bekerja semau mauku atau semau-maunya.

Orang tua saya bukan orang berpendidikan,tapi justru saya yang di perjuangkan agar mengecap pendidikan secara utuh.

Saya hanya ingin mengatakan pada teman-teman,jangan mudah menyerah dalam kondisi mungkin ekonomi keluarga yang kurang bagi kita.Justru jadikan itu penyemangat kita untuk meraih cita kita yang tinggi. Saya ingin membantu meringankan biaya pengeluaran orang tua saya. Maka dari itu,saya harus rajin belajar dan harus aktif untuk mencari beasiswa di institut ini,agar beban orang tua menjadi ringan.

Saya hanya dapat berkata jangan jadikan,belajar menjadi beban dalam hidup kita,tapi jadikan itu sebagai sesuatu yg menarik dan wajib kita lakukan dengan hati bergembira.

Kita sebagai anak muda masih mempunyai waktu untuk mencipatakan perubahan, khusus bagiku. Aku menciptakan perubahn di dalam keluargaku dengan menyukseskan yang sedang aku jalani sekarang. Aku berharap setelah ku sukses nanti,adik-adik yang menatap kesuksesan itu menjadi lebih semangat untuk menggapai cita-citanya. Karena sejujurnya dikeluarga besar ayah dan ibuku,masih aku yang belaajar di salah satu kampus terbaik Indonesia. Aku harus mampu mebuktikan bahwa aku bias menjadi kebanggaan orang tuaku dan bangsaku.

Amin.

Tapi sebelum rencana-rencana itu aku jaankan satu persatu,yang paling utama adalah ora et labora.

Analisis data yang bertujuan utnuk mendapatkan informasi yang relevan

Skala Pengukuran
Monday, June 16, 2008
statistika

yang terkandung didalam data dan menggunakan hasilnya untuk memecahkan suatu masalah. Analisis data ada banyak macamnya, tergantung dari tujuan analisis juga tipe data atau skala pengukuran yang digunakan.

Menurut Stevens (1946) skala pengukuran dapat dikelompokkan menjadi empat jenis yaitu:

    • skala nominal
      sakala pengukuran yang menyatakan kategori, atau kelompok dari suatu subyek. Misal variabel jenis kelamin : laki-laki dan perempuan, yang bisa kita beri kode 1 dan 2. Ingat angka ini hanya berfungsi sebagai label. Jadi terserah mana yang 1 mana yang dua.Untuk skala nominal uji statistika yang sesuai digunakan adalah uji statistik yang berdasarkan counting seperti modus dan distribusi frekuensi
      skala ordinal
      skala ordinal hampir sama dengan skala nominal, hanya saja skala ordinal tidak hanya mengkategorikan namun juga menranking terhadap kategori.misal : kita meminta responden untuk memberi ranking terhadap suatu makana yaitu dengan memberi angak 1 untuk makanan yang paling disuka, angka 2 untuk ranking kedua dst.
      makanan (ranking)
      soto (4)
      gado-gado (2)
      pecel (3)
      bakso (1)

      dari data contoh , berarti bakso merupakan makanan yang paling disukai oleh responden. gado-gado lebih disukai dibanding pecel dan soto, dst.

      Uji statistik yang sesuai dengan skala ordinal adalah modus, median, distribusi frekuensi, dan statistik non parametrik seperti rank order correlation.

IPB Badge IPB Badge